Tingkatkan Kualitas Pembelajaran di Era Digital, Guru SMP Muhammadiyah 3 Mlati Gelar Diseminasi Pelatihan AI
Kegiatan

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran di Era Digital, Guru SMP Muhammadiyah 3 Mlati Gelar Diseminasi Pelatihan AI

31 Agustus 2026 2 menit baca 96 dilihat

SLEMAN – Dalam upaya merespons pesatnya perkembangan teknologi di dunia pendidikan, SMP Muhammadiyah 3 Mlati menyelenggarakan kegiatan "Rapat Koordinasi dan Deseminasi Pelatihan AI" bagi jajaran guru dan karyawan. Mengambil suasana yang lebih santai namun tetap kondusif di Ayem - Ayem Coffee, kegiatan ini sukses dilaksanakan pada Senin (31/8/2026) mulai pukul 14.00 WIB.

Pelatihan inovatif ini diselenggarakan dengan tujuan utama agar para tenaga pendidik mampu mengimplementasikan teknologi Artificial Intelligence (AI) secara praktis di dalam ruang kelas. Melalui pemanfaatan AI, guru didorong untuk dapat menciptakan materi, media ajar, instrumen soal, hingga sistem asesmen yang jauh lebih kreatif, efisien kerja, dan tentunya berpusat pada kebutuhan siswa.

Kegiatan deseminasi ini menghadirkan dua pemateri ahli dari lingkungan sekolah. Sesi pertama diisi oleh Ibu Eryan Siwi Puspitasari, S.Pd., yang mengupas tuntas materi bertajuk "Desiminasi Workshop AI untuk Pembelajaran".

Dalam paparannya, Ibu Eryan mengarahkan peserta pada tiga fokus utama:

  1. Berbagi Praktik Baik: Mempresentasikan hasil dan pengalaman nyata penerapan AI yang telah diuji coba di kelas pasca-workshop sebelumnya.
  2. Pelatihan Lanjutan: Mengajak guru melakukan praktik langsung pemanfaatan platform cerdas populer seperti ChatGPT, Canva AI, dan Quizizz AI untuk kebutuhan manajerial pembelajaran.
  3. Kolaborasi: Memandu guru untuk menyusun rencana aksi bersama guna mengintegrasikan penggunaan AI ke dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan perangkat ajar lainnya.

Sesi kemudian dilanjutkan oleh pemateri kedua, Yulia Rachmawati, S.Pd.Si., M.Pd., yang membawakan wawasan bertajuk "AI for Teachers: Personal Branding & Productivity". Beliau memberikan sudut pandang tentang bagaimana AI dapat mendongkrak produktivitas sekaligus citra profesional seorang guru di era digital.

Lebih lanjut, Ibu Yulia juga memberikan pemantik semangat agar para guru tidak ragu untuk terus belajar dan beradaptasi dengan zaman.

“Anak-anak itu sudah jauh lebih pintar daripada kita. Kalau anak sudah berjalan lima langkah, paling tidak kita juga harus ikut melangkah mengikuti mereka, supaya tidak ketinggalan zaman,” tegas Ibu Yulia di hadapan para peserta rapat.

Melalui kegiatan deseminasi dan kolaborasi ini, SMP Muhammadiyah 3 Mlati berharap seluruh elemen pendidik dapat segera beradaptasi dengan ekosistem digital. Penguasaan tools AI ini diproyeksikan akan membawa angin segar bagi kualitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang lebih modern, interaktif, dan relevan dengan tantangan masa depan.